Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

Lembut

Ada sebuah kekuatan dibalik raungan sebuah tangisan di kala malam yang dituangkan pada sajadah Dalam tawa, tangis tertahan Dalam diam, fikiran berkeliaran Saat sendu dan bimbang berdekatan Tenang dan bahagia berjauhan Sampai kapan mulut ini terbungkam Mau kapan bibir ini angkat bicara Padahal hati tak henti bergumam Melihat kenyataan semakin tertera Bidadari dan Pangeran menentang Semesta raya ikut merasakan Betapa hancur perasaan Hingga sukma jatuh terbilang Halus lembut tutur kata Takkan mengubah kehendak dua baginda Pupus sudah sang pelita Melihat takdir akan bercerita

Takut

Mungkin memang hati bergumam Menginginkan dan mengharapkan seseorang Mungkin memang fikiran berkata Diri ini tak pantas untuk seseorang Apakah dia yang kau harapkan akan datang? Ataukah dia yang malah menghempaskan harapan yang kau pendam? Sulit mengakui apakah itu hanya suka biasa atau cinta yang datang Rasa takut ini menggenggam kencang harapan Sehingga memanipulasi kenyataan Diri ini bahkan tidak mampu mengakui dan menyatakan sendiri Pengecut? Memang Tapi jangan disalahkan, karena semua pasti mempunyai alasan Tapi apakah diri ini mampu menampik dan mengalahkan Arti dari sebuah ketakutan mendalam